CV Gaharu Cap Akar

Gaharu benar-benar menjadi magnit.
Hutan-hutan yang sebelumnya tak pernah diinjak manusia tak sejengkal pun lolos dari perhatian para pendatang.
Awalnya, perburuan gaharu hanya dilakukan di wilayah pesisir Laut Arafuru seperti di Agats.
Namun setelah delapan tahun, nafsu untuk memburu kayu ini telah merambah jauh ke pedalaman di sepanjang dataran rendah Asmat
hingga ke lereng-lereng gunung di Wamena.

Gaharu sebenarnya adalah sebuah virus yang menginfeksi pohon-pohon jenis aquilaria yang hidup di dataran rendah dan rawa-rawa.
Infeksi virus itulah yang kemudian membuat gubal pohon ini menjadi wangi dan diburu.
Namun untuk mendapatkan gaharu liar yang langka tersebut tidaklah mudah, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
kami dari CV gaharu cap akar memproduksi kayu gaharu yang gagal panen menjadi barang yang bernilai dikarenakan kualitas kayu yang
kami olah tersebut tidaklah kalah dengan gaharu liar yang sudah langka dan berharga mahal.